Usaha Penitipan Anak

Friday, September 28th 2012.

Peluang Usaha Penitipan Anak Dengan Modal Kecil Untung Besar

Usaha penitipan anak bisa dimulai dari rumah, dibutuhkan lokasi minimal 45 meter dengan modal dibawah 10 juta rupiah.

Jika anda tertarik ingin membuka usaha penitipan anak, tips-tips di bawah ini mungkin akan membantu.

1. Mulai dari relasi

Coba hubungi beberapa rekan kerja, teman, atau saudara anda yang sekiranya membutuhkan jasa penitipan anak.

Katakan pada mereka bahwa anda siap membantu anda dengan pelayanan yang memuaskan. Sebelumnya, anda juga dapat melakukan penelitian kecil-kecilan mengenai siapa saja yang bisa menjadi konsumen anda.

2. Sediakan tempat

Anda tidak harus serta merta mendirikan bangunan rumah dengan label penitipan anak, tetapi anda bisa mencobanya dengan mulai menawarkan jasa kepada teman-teman atau keluarga anda.

Sebagai permulaan, sediakan ruangan yang luasnya cukup untuk menampung satu-dua anak beserta kelengkapannya seperti mainan, tempat tidur, dan sebagainya.

Dan yang jelas usaha penitipan anak bisa Anda mulai dari rumah yang Anda ubah menjadi tempat bermain anak yang nyaman dengan berbagai permainan.

3. Belanja perlengkapan

Seperti yang telah disebut sebelumnya, usaha penitipan anak mengharuskan anda membeli barang-barang kelengkapan untuk menemani sang anak.

Lakukan survey barang-barang berkualitas dengan harga terjangkau sebelum anda menghitung modal yang anda perlukan. Sebisa mungkin, pilih perlengkapan yang harganya terjangkau namun kualitasnya tinggi agar anda tidak perlu bolak-balik menggantinya kelak.

Untuk sarana perlengkapan dari usaha penitipan anak meliputi :
a.  Permainan anak dan harus disesuaikan dengan umur tumbuh kembang anak
b.  Makanan sehat untuk anak (bisa juga ditambahkan buah-buahan dan susu)
c.  Menyediakan perlengkapan balita, baju, tempat makan, dll
d.  Sarana administrasi kantor seperti komputer, alat tulis dan buku

4. Mencari Pengasuh/Baby sitter

Anda tentu tak akan menjalankan bisnis ini sendirian.

Carilah pengasuh-pengasuh anak yang akan menjadi penggerak bisnis anda. Agar pelayanan bisa maksimal dan memuaskan, anda harus pintar-pintar memilih calon pengasuh yang memiliki kriteria tertentu, yang cocok untuk mengasuh anak; misalnya yang sabar, menyukai anak-anak, dan lain-lain.

Anda bisa terapkan sistem gaji harian/mingguan atau bahkan bagi hasil jika memang pengasuh tersebut berpengalaman.

5. Tawarkan yang ‘beda’

Carilah sesuatu yang bisa membuat bisnis penitipan milik anda berbeda dari yang lain.

Misalnya dari segi harga, adanya pelayanan antar-jemput anak, penawaran bonus, atau dari sisi fasilitas yang anda sediakan. Ini akan membuat calon konsumen melirik bisnis yang sedang anda jalankan.

Bisa juga Anda menggunakan jasa ahli psikologi anak atau jasa ahli gizi anak setiap akhir pekan.