Usaha Kuliner : Bumbu Masakan Praktis sebagai Usaha Modal Kecil

Monday, July 22nd 2013.

Anda suka memasak dan ingin memulai usaha kuliner, namun tidak ada waktu untuk menjalankan kegiatan memasak dari awal hingga akhir?

Anda masih bisa membuat bumbunya. Dengan meningkatnya jumlah wanita pekerja serta kecenderungan orang jaman sekarang yang lebih suka praktis, bisnis bumbu masakan jadi yang praktis bisa menjadi ide usaha kuliner yang bagus.

Apalagi, harga bumbu masakan jadi yang dijual di supermarket terkadang mahal dan bagi beberapa orang dianggap kurang mantap karena merupakan keluaran pabrik (bumbu keluaran pabrik secara umum mendapat label ‘kurang segar’ dibanding bumbu yang jelas-jelas diracik dengan tangan sebelum dikemas).

Apa saja yang harus anda siapkan untuk menjalankan ide usaha kecil usaha kuliner ini?

Sangat mudah yaitu berbagai bahan bumbu yang bisa dibeli di pasaran seperti cabai, jahe, kunyit, bawang merah, bawang putih, ketumbar, merica dan sebagainya, plus blender atau pemroses makanan, alat dapur seperti pisau dan talenan serta plastik pembungkus atau stoples.

Selain itu, anda juga harus memiliki pengetahuan tentang adonan berbagai bumbu, termasuk bumbu-bumbu dasar yang terdiri dari racikan berbagai bahan untuk membuat beberapa jenis masakan khas seperti opor, rendang, nasi goreng dan sebagainya.

Anda pun bisa memilih antara bekerja sendiri, melibatkan keluarga atau mempekerjakan orang lain yang anda kenal (misalnya teman atau tetangga ) sebagai permulaan untuk membantu usaha kuliner anda berkembang.

Ingin memulai usaha kuliner membuat bumbu jadi? Berikut beberapa ide untuk memulai:

1. Kemasan stoples berlabel untuk bumbu lebih baik daripada kemasan plastik. Selain mudah disimpan, kemasan stoples memberi kesan yang lebih meyakinkan pada pengemasan produk anda dibanding plastik. Kemasan plastik mungkin bisa dipakai jika ada yang mau membeli dalam jumlah besar.

2. Buat paling tidak tiga atau empat pilihan racikan bumbu dasar yang sering digunakan dalam berbagai masakan umum (jenis yang bisa anda jumpai dengan mudah di berbagai daerah di Indonesia). Jangan lupa cantumkan komposisi bumbu tersebut di kemasan.

3. Pasarkan bumbu hasil racikan anda dengan mengusung keunggulan seperti “bumbu buatan rumahan” dan “bumbu racikan segar, langsung dikemas setelah dibuat.” Konsumen yang suka memasak akan menyambut baik bumbu yang kesannya sama seperti buatan mereka sendiri di rumah, ketimbang yang berkesan seperti hasil buatan mesin pabrik.

4. Berikan bonus spesial kepada konsumen yang membeli dalam jumlah tertentu, misalnya resep praktis yang bisa menggunakan bumbu racik buatan anda atau potongan harga. Hal ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi usaha kuliner pembuatan bumbu racik praktis anda.

5. Bidiklah pemilik usaha kuliner lain seperti warung dan restoran agar anda bisa menjadi pemasok bumbu untuk keperluan memasak mereka. Dengan bermitra, produk anda akan lebih mudah laku dan anda bisa mudah membangun jaringan pelanggan.