Usaha Jamur Krispy

Tuesday, July 10th 2012.

Tips Membuka Usaha Jamur Crispy

Usaha jamur krispy ini bisa dijalankan dengan modal usaha mulai dari 2-5 juta rupiah dengan asumsi usaha jamur crispy ini dijalankan dari rumah (usaha rumahan)

Jamur crispy merupakan salah satu jenis makan cemilan yang saat ini cukup populer di masyarakat.

Jamur crispy termasuk cemilan yang sehat dan jika dimasak dengan benar, aman untuk dikonsumsi oleh siapa saja. Jamur memiliki kandungan protein sebesar 19 sampai dengan 35 persen.

Kandungan protein pada jamur lebih banyak dari pada kandungan protein pada beras yang hanya berkisar 7 persen. Selain itu, jamur juga mengandung sekitar sembilan jenis asam amino yang sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh.

Kandungan protein yang tinggi dari jamur merupakan daya tarik tersendiri bagi para konsumen untuk mengonsumsi jamur sebagai makanan sehari-hari. Selain diolah menjadi sayur, jamur juga dapat dimanfaatkan untuk menjadi cemilan yang lezat dan banyak diminati.

Banyaknya peminat jamur crispy membuat banyak orang yang beralih dari cemilan tidak sehat seperti gorengan, kerupuk, atau makanan cepat saji, ke jamur crispy. Hal ini turut menarik munculnya para pengusaha-pengusaha untuk membuka usaha jamur crispy.

Jika anda tertarik untuk membuka usaha jamur crispy, berikut ini adalah beberapa tips yang sangat cocok untuk anda terapkan selama anda merintis usaha jamur crispy.

1. Untuk membuat jamur crispy, diperlukan langkah-langkah yang sebenarnya tidak terlalu sulit. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah merebus jamur tiram kemudian diberi sedikit garam dan tunggu sampai airnya mendidih. Setelah jamurnya layu, angkat, kemudian tiriskan.

2. Langkah selanjutnya, campurkan perasa makanan sampai kandungan airnya tinggal sedikit kemudian tunggu hingga dingin. Setelah itu, iris jamur sesuai selera dan celupkan ke dalam adonan. Adonan jamur crispy merupakan bahan yang utama dalam proses pembuantannya.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat adonan jamur crispy diantaranya telur, garam, penyedap rasa, tepung beraas, tepung maizena, dan bawang putih. Setelah dicelup ke adonan, dilanjutnyakan digoreng hingga jamur kering dan terasa crispy.

Sementara untuk biaya bahan baku usaha jamur krispi ini biasanya Anda akan membutuhkan bahan baku utama seperti :
jamur, tepung, minyak goreng, bumbu dan membeli kemasan untuk membungkus

Jika asumsi penjualan harian adalah 50 bungkus dengan harga @Rp. 5000,- maka omset penjualan satu hari usaha jamur krispy ini adalah 50 bungkus x Rp. 5000,- = Rp. 250.000,-

Jadi besarnya omset 1 bulan penjualan jamur krispy ini  = Rp. 250.000,-  x 30 = Rp. 7.500.000

Kita biasa ambil margin kotor sampai 50%, dengan kata lain harga pokok penjualan (HPP) dari 1 bungkus jamur krispy ini berkisar Rp. 2500,-

HPP 50% = Rp 2.500,-

Omset 1 bulan = Rp. 7.500.000,-

Jadi keuntungan bersih setiap bulannya = Rp 3.750.000,-

Asumsi usaha ini dijalankan dari rumah, jadi tidak ada biaya sewa tempat, untuk gaji 1 karyawan sudah diperhitungkan dalam harga HPP jamur krispy per bungkusnya

Silakan mencoba!