Usaha Digital Printing

Sunday, November 18th 2012.

Membuka Usaha Digital Printing

Usaha digital printing merupakan peluang bisnis dengan potensi keuntungan cukup bagus jika ditekuni dengan baik.

Harus diakui bahwa modal awal untuk membuka usaha digital printing ini cukup besar karena harga perlengkapannya, namun hal tersebut bisa saja diakali dengan cara meminta pinjaman dari bank.

Untuk memulai usaha digital printing ini anda bisa menggunakan ruang kosong di rumah sendiri sebagai tempat usaha atau membeli peralatan bekas pakai yang masih cukup bermutu.

Selain itu, anda juga harus sudah memiliki keahlian dan rekan atau pegawai yang memiliki kemampuan dalam hal desain grafis untuk membantu anda dalam hal pembuatan hasil cetak sesuai konsep yang diinginkan pelanggan.

Saya sudah membahas tentang usaha digital printing pada artikel lainnya sehingga dalam kesempatan ini, saya hanya akan menekankan pada 3

tips sukses untuk para pemula yang ingin fokus membuka usaha digital printing

1. Perlengkapan untuk Memulai Usaha Digital Printing

Untuk membuka usaha digital printing, anda bisa memulainya dengan membeli printer laser, komputer P4 untuk grafis, scanner dan printer inkjet.

Anda bisa membeli komputer, scanner dan printer secondhand untuk permulaan namun usahakan tinta isi ulang anda menggunakan merk atau layanan isi ulang yang bermutu.

Hal ini karena cartridge tinta merupakan salah satu komponen yang bekerja keras dalam hal mencetak sehingga tinta isi ulang berkualitas jelek akan sangat menghambat pekerjaan anda.

Jangan lupa juga menyisihkan sedikit uang untuk membeli perlengkapan lain seperti kertas dan alat tulis, melakukan promosi serta menyewa tempat (jika anda tidak bisa menggunakan rumah sendiri).

Tidak perlu ngotot membeli banyak alat, yang penting anda bisa memuaskan para pelanggan pertama dana membangun jaringan pelanggan serta investor dulu sebelum meluaskan usaha.

Dan ingat ketika anda ingin belanja sarana untuk usaha digital printing ini, jangan pernah percaya pada iklan di brosur/pamflet

Kadang semua iklan brosur terlihat bagus-bagus, bahkan ada beberapa jenis yang dijual murah.

Jangan mau tertipu!

Lakukan survey dan tanyakan langsung kepada orang yang sudah menggunakan peralatan digital printing tersebut. Dan lihat demo dari pengunaan mesin-mesin digital printing karena pembelian ini tidak murah.

Sehingga anda harus lebih hati-hati dan lebih teliti dalam membeli sarana prasarana dari usaha digital printing.

2. Perekrutan Pegawai dan Tenaga Ahli

Bahkan sekalipun anda memiliki keahlian di bidang percetakan dan desain grafis, anda tetap membutuhkan pegawai untuk membantu anda menangani semua pesanan yang datang.

Karena tidak semua orang bisa mempelajari desain grafis dalam waktu singkat, kemungkinannya adalah anda membutuhkan pegawai yang menguasai keahlian ini.

Ada dua macam ahli desain grafis yang anda butuhkan untuk usaha digital printing, yaitu operator yang hanya mengoperasikan program-program grafis serta creative designer yang bisa membuat konsep desain segar.

Untuk lebih menghemat biaya, anda bisa mempelajari ilmu operator grafis karena anda hanya membutuhkan program grafis yang bisa dipelajari sendiri.

Anda juga sebaiknya menyewa setidaknya satu orang lagi untuk mengoperasikan printer, komputer dan scanner atau anda bisa melakukannya sendiri untuk di awal. Dengan demikian usaha digital printing bisa berjalan dengan baik sesuai dengan tugas tanggung jawab masing-masing karyawan.

3. Memilih target market yang tepat

Kita sudah memahami bahwa usaha digital printing ini membutuhkan modal yang cukup besar, bahkan bisa sampai ratusan juta rupiah.

Karena itu jika anda memilih lokasi usaha digital printing ini di kota besar maka anda harus bisa memilih target market yang tepat.

Tidak boleh semua permintaan konsumen anda terima, karena jika demikian anda tidak akan memiliki spesialasisi sendiri dan ini akan mudah dilupakan orang.

Karena jika pelayanan anda sama dengan usaha digital printing di tempat lain, maka anda akan kalah dalam persaingan harga karena pesaing dari usaha digital printing tersebut sudah memiliki pasar dan sudah lebih dikenal.

Untuk memilih target pasar dari usaha digital printing misalnya saja anda hanya mengkhususkan pada target market menengah ke atas/premium.

Artinya anda benar-benar mementingkan kualitas hasil sehingga konsumen premium anda berani membayar mahal.

Konsekuensinya biasanya secara jumlah, bisa jadi anda kerjaan anda sedikit, namun jika berbicara keuntungan, tidak kalah dengan usaha digital printing lainnya bahkan terkadang bisa lebih besar.