Udin Karyawan Bank Yang Jadi Pengusaha Elpiji

Saturday, January 18th 2014.

Apapun pekerjaan yang dilakukan seseorang, pastinya akan selalu teringat pada cita-citanya di masa kecil. Bahkan jika punya peluang, cita-cita tersebut harus bisa dicapai dengan perjuangan.

Begitulah pengalaman dari Udin, seorang karyawan bank swasta yang akhirnya terjun sebagai pengusaha mandiri dan mengembangkan produk gas elpiji dan air mineral.

Cita-cita Sejak Kecil

Cita-citanya untuk menjadi seorang pengusaha sebenarnya sudah ada sejak dia kecil. Namun perjalanan pendidikan dan pengalaman sempat membuatnya membanting haluan menjadi karyawan bank swasta.

Meskipun karirnya di bank tersebut cukup bagus, dia selalu teringat dengan keinginannya di masa lalu. Apalagi bekerja di bawah pimpinan orang lain tentunya lebih rumit dibandingkan mengembangkan usaha mandiri.

Modal Emas Pernikahan

Lalu dimulailah tekad dengan modal sejumlah perhiasan hasil dari hadiah perkawinan dan uang yang telah dikumpulkannya selama bekerja. Ia mengawali hari-harinya dengan membuka sebuah tempat usaha yang menyediakan galon air mineral dan tabung gas elpiji. Tetapi masa-masa awalnya cenderung sulit.

Bahkan hampir tidak ada yang menjadi pelanggannya. Sampai akhirnya dia harus menambah modal dan mencari pinjaman untuk memperbesar tempat usahanya.

Bersama dengan istrinya, dia tak kenal menyerah dan saling bahu membahu membesarkan tempat usaha tersebut.

Seperti ada keajaiban, tiba-tiba tersiar kabar dari pemerintah kepada masyarakat untuk beralih ke penggunaan gas elpiji 3 kg. Momen tersebut membangkitkan semangat Udin sekaligus membuat banyak orang beralih pada tempat usahanya. Omsetnya pun berkembang kian pesat dengan pemasukan luar biasa.

Dengan berbagai keuntungan yang diperoleh, Udin akhirnya bisa melunasi pinjaman-pinjaman di masa lalu. Bahkan dia dan istrinya berhasil memperoleh rumah baru yang lebih nyaman.

Pada akhirnya, dia telah berhasil mencapai impiannya di masa kecil. Kini, Udin membesarkan dua tempat usaha di Cengkareng dan Tambora.