Peternakan Bebek

Tuesday, December 4th 2012.

Membuka Usaha Peternakan Bebek

Penduduk di wilayah pedesaan di Indonesia banyak yang memelihara bebek.

Hanya saja, pemeliharan bebek umumnya tidak dilakukan secara intensif dalam kerangka bisnis.

Pemeliharaan bebek hanya dilakukan sebagai usaha sampingan. Hingga teknik pemeliharaan yang benar menjadi kurang diperhatikan.

Bebek hanya diberi makan ala kadarnya atau diumbar saja di kebun. Padahal, jika ditekuni secara sungguh-sungguh, peternakan bebek dapat dikembangkan menjadi usaha yang menguntungkan.

Usaha peternakan bebek memiliki sejumlah keunggulan, antara sebagai berikut.

  1. Hasil yang dapat diperoleh dari usaha peternakan bebek terdiri atas tiga macam, yaitu telur, daging, dan kotoran yang dapat diolah menjadi pupuk kandang.
  2. Bebek paling tahan terhadap penyakit dibandingkan jenis unggas yang lainya. Jadi, risiko kerugian yang harus ditanggung akibat serangan penyakit relatif lebih kecil.
  3. Harga telur bebek lebih tinggi dibandingkan telur puyuh atau telur ayam.
  4. Harga daging bebek lebih mahal dibandingkan daging unggas lainnya karena rasanya yang lebih lezat.
  5. Biaya perkandangan yang lebih hemat. Hal ini karena bebek tidak membutuhkan kandang khusus sebagaimana pada peternakan jenis unggas lain. Untuk bebek, cukup disediakan tempat berteduh untuk menghindarkan dari hujan dan terik matahari. Tempat berteduh ini dapat dibuat dari plastik atau terpal.
  6. Pemberian pakan lebih fleksibel. Jenis unggas ini dapat diberi pakan apa, asalkan kondisinya masih baik (tidak busuk).
  7. Waktu pemeliharaan yang tidak lama. Untuk bebek pedaging, hasilnya sudah dapat dipetik setelah waktu pemeliharaan 2 hingga 3 bulan.

Berikut adalah hal-hal yang harus dipersiapkan untuk membuka peternakan bebek.

1. Memutuskan fokus usaha

Ada tiga jenis usaha peternakan bebek yang dapat diambil salah satu sebagai fokus usaha, yaitu bebek petelur, pedaging, atau pembibitan.

2. Menyiapkan kandang

Kandang bebek yang baik harus memenuhi persyaratan: ketersediaan air mencukupi, memiliki jarak yang cukup dengan rumah dan bangunan umum lainnya, tetapi masih dalam jangkuan pengawasan, dan  jauh dari keramaian.

3. Menyeleksi bibit

Bibit dapat dipilih bebek lokal atau persilangan, dengan kualitas yang bagus baik dari kesehatan maupun tampilan fisiknya.

4. Penyedian pakan

Ada banyak jenis pakan yang dapat diberikan kepada bebek, antara lain dedak padi, jagung, bungkil kelapa, dan bungkil kedelai.

5. Pemeliharaan kesehatan

Sebelum membuka usaha peternakan bebek, seseorang perlu membekali diri mengenai manajemen kesehatan bebek.

6. Membuka jaringan pemasaran

Jika jaringan pemasaran sudah terbangun, peternak tidak akan mengalami kesulitan untuk memasarkan hasil ternaknya kelak.

Semoga tips sederhana dalam membuka dan mengembangkan usaha peternakan bebek ini bisa bermanfaat dan membuka mata kita bahwa usaha apapun, termasuk peternakan bebek ini jika dikelola dengan baik dapat memberikan keuntungan yang besar bagi pelakunya.

Anda tertarik membuka peternakan bebek ini? :)