Merintis Usaha Makanan

Tuesday, June 12th 2012.

Bagaimana Cara Merintis Usaha Makanan?

Merintis usaha makanan – Semua orang memerlukan makanan setiap hari dan usaha dalam bidang kuliner tidak pernah sepi.

Setiap hari ada saja pemain baru dalam usaha ini, tetapi apakah para pengusaha kuliner menjadi sepi order?

Tidak, karena masing-masing pengusaha kuliner mempunyai ciri khas dan para konsumen akan selalu ingin variasi dalam menu sehari-harinya.

Usaha apapun jenisnya selalu memerlukan dua hal dalam perjalanannya yaitu kegigihan dan motivasi.

Tentunya, kedua hal ini jugalah yang diperlukan dalam memulai bisnis dalam bidang kuliner, meskipun hampir setiap usaha makanan mengalami kesuksesan.

Apa yang perlu diperhatikan agar dalam merintis usaha makanan ini agar bisnis anda tumbuh pesat?

Ikutilah tips berikut.

Sesuaikan jenis makanan yang anda akan pasarkan dengan lokasi tempat anda akan membuka usaha anda karena lokasi adalah kunci utama kesuksesan usaha kuliner.

Menyesuaikan menu dengan lokasi juga berarti menyesuaikan harga dengan lokasi tersebut. Ambil contoh kantin kantor, menunya pasti lain dengan menu kantin sekolah.

Kantin sekolah bisa menyediakan lebih banyak snack dibanding menu makanan berat, misalnya.
Harga makanan di kantin kantor pun tidak sama dengan harga di kantin sekolah.

Jika spesialisasi anda makanan yang agak mahal, maka pilihlah tempat yang sesuai dengan harga yang anda ingin tawarkan, misalnya di mal atau apartemen.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa makanan harus memenuhi syarat penampilan dan kebersihan.

Jika salah satu gagal dilakukan, makanan tersebut akan sulit menembus pasar. Maka perhatikanlah penampilan kuliner yang anda ingin tawarkan sekaligus juga harus tampak higienis. Diperlukan kreatifitas anda untuk membuat tampilan sebuah produk kuliner terlihat cantik.

Jangan ragu untuk menambahkan hiasan-hiasan dari bahan sayuran atau buah untuk mempercantik penampilan makanan. Dalam hal tampak higienis, gunakan selalu penutup atau pembungkus yang transparan dan alat untuk mengambil, jangan mengambil dengan tangan.

Perhatikan juga kebersihan tempat secara menyeluruh. Usaha kuliner erat kaitannya dengan kebersihan, jadi jangan biarkan pelanggan anda terganggu dengan hal-hal sekecil apapun yang tampak kotor.

Terakhir sikap yang ramah akan sangat menguntungkan bagi kemajuan usaha anda. Jika anda mempekerjakan karyawan, pastikan anda melatih mereka dalam melayani pelanggan.