Meningkatkan Omset Usaha Dengan Hutang?

Wednesday, June 25th 2014.

Membangun bisnis pastinya tidak hanya membutuhkan ide dan tenaga saja. Bisnis tidak bisa berjalan tanpa adanya modal uang. Modal inilah yang nantinya menggerakkan bisnis.

hutang usahaSemakin besar nilai modal yang dimiliki, maka semakin besar pula kemampuan sebuah bisnis untuk menghasilkan uang lebih banyak. Akan tetapi semua itu hanya bisa terjadi jika pengusaha menerapkan sistem manajemen yang baik.

Alur pengeluaran dan alur pemasukan harus dipantau dan dikelola dengan cermat. Bahkan pengusaha juga perlu menargetkan profit perusahaan yang harus dicapai dalam kurun waktu tertentu.

Fokus pada Hutang Produktif

Dalam bisnis, Anda harus memahami jenis-jenis hutang. Secara garis besar, hutang terbagi menjadi dua yaitu hutang konsumtif dan hutang produktif.

Untuk urusan bisnis, hutang produktiflah yang harus diambil. Hutang yang masuk dalam kategori ini diantaranya adalah kredit modal usaha, kredit waralaba dan lainnya.

Bagi seorang pengusaha, hutang konsumtif harus selalu dihindari. Karena itu, usahakan untuk menghindari pembelian produk-produk yang tidak memberikan sumbangan nyata bagi produktivitas perusahaan.

Tips Berhutang

Berhutang sebenarnya wajar-wajar saja. Dalam dunia bisnis, hal ini bukan hal yang aneh. Akan tetapi hutang juga harus diperhitungkan.

Idealnya hutang tidak boleh melebihi 30% dari total pendapatan perusahaan.

Perhitungkan pendapatan rutin perusahaan tiap bulannya. Kemudian perhitungkan apakah jumlah cicilan hutang yang diambil masih masuk ke dalam angka 30% tersebut. Jika masih masuk, pengusaha bisa merasa tenang.

Jika tidak, pengusaha harus mengganti sistem manajemennya sehingga mampu menghasilkan lebih banyak dari jumlah cicilan yang harus dibayarkan.

Saat berhutang, pengusaha juga harus yakin bahwa perusahaan memang benar-benar membutuhkan itu untuk meningkatkan profitnya. Misalnya saja untuk menambah unit produksi atau untuk memperluas pangsa pasar.

Dalam berhutang sebaiknya juga jangan langsung mengambil hutang dalam jumlah besar. Untuk amannya, ambil hutang sesuai dengan kebutuhan.