Membuka Kursus Musik

Tuesday, December 4th 2012.

Membuka usaha kursus musik merupakan salah satu bidang karir yang terbuka bagi lulusan sekolah musik, baik itu kursus vokal maupun kursus memainkan instrumen.

Walaupun anda memiliki keahlian, memulai kursus musik membutuhkan perencanaan yang matang, terutama jika anda ingin mengembangkan kursus tersebut menjadi bidang usaha berskala cukup besar.

Kursus musik bisa dimulai dari rumah sendiri dan dengan bermodal satu atau dua buah instrument yang anda ajarkan (jika anda mengajarkan instrumen)

Anda tetap harus mempertimbangkan beberapa hal untuk membedakan antara sebuah kursus musik dengan “sekedar mengajari anak tetangga.”

Berikut adalah beberapa tips sederhana ketika anda ingin membuka kursus musik:

1. Tentukan siapa sasaran kursus anda, apakah anak-anak, remaja atau umum.

Tipe murid yang berbeda akan membutuhkan strategi promosi dan pengajaran yang berbeda pula.

2. Siapkan tempat untuk area belajar murid anda.

Jika anda hanya bisa menggunakan rumah sendiri untuk awalnya, ciptakan area belajar seperti menata area rumah di sekitar instrumen musik anda atau menggunakan ruang sendiri.

Jika anda cukup bermodal, anda bisa menyewa ruang kosong untuk dijadikan tempat kursus.

3. Buatlah program pelatihan yang terperinci lengkap dengan level keahlian, pelajaran tentang teori selain praktek, pembagian tingkatan pembelajaran dan sebagainya.

4. Pertimbangkan program-program tambahan yang dapat anda lakukan untuk membantu murid anda mengaplikasikan keahliannya, misalnya kompetisi musik, kesempatan untuk resital atau bahkan kesempatan beasiswa di bidang musik.

Anda bisa memanfaatkan koneksi di bidang musik untuk menggali kesempatan-kesempatan tersebut.

5. Siapkan modal seandainya anda kelak harus menyewa guru bantu.

6. Jika semua sudah siap, iklankan kursus musik anda.

Jika anda baru sanggup membuka kursus privat, anda bisa mulai dengan promosi dari mulut ke mulut atau brosur di komplek kediaman anda.

Jika anda menyasar murid yang lebih luas, gunakan media internet sebagai sarana promosi yang cepat sekaligus praktis.

Membuka kursus musik yang bersifat privat biasanya cukup mudah.

Lalu berapa modal usaha untuk membuka usaha kursus musik ini?

Modal usaha membuka kursus musik ini biasanya tergantung dari jenisnya, ada yang langsung membuka sekolah musik karena merasa memiliki sumber dana dan sumber daya yang besar.

Namun dalam konteks ini yaitu kita bisa membuka usaha kursus musik dengan modal kecil.

Aartinya kita bisa mulai jalan dulu. Tidak usah berpikir langsung ingin besar.

Membuka kursus musik ini termasuk usaha jasa, dan usaha jasa itu bisa kita mulai dengan modal kecil, caranya?

1.Jangan Langsung Memilih Untuk Sewa Kios Mahal

Anda bisa mulai dari garasi rumah atau bisa mulai dari rumah ke rumah siswa.

Anda harus mengupayakan sarana yang ada tanpa harus dibebani sewa ini sewa itu.

Pada prakteknya, Anda bisa minta DP pembayaran di muka, sehingga anda sudah memiliki tambahan modal untuk menutup biaya operasional.

2. Dalam merekrut tenaga pengajar diawal membuka usaha kursus musik ini, tawarkan kerja sama dalam bentuk prosentase komisi pembayaran siswa berdasarkan jumlah siswa yang diajar.

Daripada anda memberikan gaji, lebih baik untuk staf pengajar kursus musik tawarkan sistem prosentase/komisi.

Sehingga ketika usaha kursus musik anda sedang sepi, anda tidak terlalu pusing untuk membayar gaji staf pengajar kursus musik tersebut.

3. Libatkan anggota keluarga untuk membantu anda dalam hal administrasi (terima telepon, urus jadwal mengajar, dll)

Sembari berjalan, anda mulai menerapkan sistem dan SOP sederhana sampai nantinya ketika anda merasa usaha kursus musik anda semakin besar, anda baru menetapkan kebijakan mengenai gaji.

Usaha jasa yang sudah berjalan baik seperti membuka kursus musik ini keuntungan yang didapat bisa mencapai 70% dari omset, dari keuntungan tersebut biasanya 5-10% diberikan sebagai bonus untuk staf pengajar.

Anda tertarik?