Dari Karir Sebagai Karyawan Hingga Menjadi Pengembang Properti Yang Sukses

Thursday, January 16th 2014.

Menjadi pengusaha tak cukup hanya dengan modal. Namun harus didukung oleh kekuatan mental dan dedikasi yang utuh pada bidang yang sedang dijalani.

Selain itu, ragam pengalaman juga berperan besar dalam membentuk kegigihan dalam merintis usaha. Seperti yang pernah dialami oleh Mansur. Seorang pengusaha muda yang berasal dari kota Pontianak, Kalimantan Barat. Saat ini, dia dikenal sebagai seorang pengusaha properti yang hanya dalam 60 hari mampu melariskan 350 properti.

Berawal Sebagai Karyawan

Bagaimana dia mengawali usahanya? Kisah Mansur bukanlah cerita biasa dari orang yang sebelumnya sudah punya modal mapan dan tinggal terjun ke dunia properti.

Pada awalnya, Mansur hanya merupakan seorang karyawan yang harus punya target dalam menjual unit dengan waktu tertentu. Selama setahun, ia menjalani tugasnya sebagai seorang karyawan yang harus bertanggung jawab dengan tugasnya. Sekaligus menjadikannya sebagai referensi untuk mendalami seluk beluk dunia bisnis, khususnya properti.

Terjun Langsung

Cuma dalam waktu setahun, ia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya. Namun ia bukan keluar karena merasa tak sanggup bekerja di bidang pemasaran properti.

Sebaliknya, Mansur malah punya tekad kuat untuk merambah bisnis itu secara mandiri. Dia tak ingin lagi karyawan yang harus berada dalam sistem dan tekanan yang telah diatur oleh pimpinan. Mansur telah mempelajari medan pasar, dan segera bertindak dengan terjun secara langsung sebagai pemiliki modal.

Dengan jumlah modal yang sebenarnya kurang, ia pun segera merintis karirnya.

Awalnya, ada banyak tekanan yang terkait dengan masalah finansial. Apalagi keputusannya untuk keluar dari pekerjaan tentunya merepotkan sebagian pihak. Namun Mansur akhirnya berhasil dalam langkah setahap demi tahap. Sebagai pengembang properti, ia pernah meraih angka menakjubkan dengan 250 unit yang laku cepat.

Kini, ia pun diakui sebagai pengusaha pengembang properti FLPP atau tipe 36 yang punya segmen dalam jumlah besar.