Apa Sih Tujuan Berhutang Bagi Pengusaha?

Wednesday, March 19th 2014.

Menjalankan bisnis juga akan berbenturan dengan kebutuhan dana segar. Bila kemampuan finansial anda tak mencukupi, mengajukan pinjaman adalah solusi terbaik. Namun sebelum itu anda lakukan, hitung dengan cermat besaran hutang yang anda butuhkan.

Hitung juga kemampuan bisnis anda dalam membiayai pengembalian hutang. Analisis yang tepat akan berbuah kebaikan dan perkembangan bisnis.

Tujuan berhutang

Beragam pertimbangan untuk mengajukan pinjaman berbeda setiap pengusaha UKM. Tapi tujuannya sama yaitu meningkatkan kemajuan bisnis yang dikelolanya. Berikut ini pertimbangan umum dalam mengambil hutang.

1. Menambah modal kerja,  guna meningkatkan stok produk dan tenaga kerja.

2. Ekspansi bisnis yang lebih luas, supaya pangsa pasar baru bisa diserap dengan baik.

3. Investasi bisnis, berupa pembelian peralatan baru, pembelian atau sewa ruang usaha dan lain sebagainya.

4. Bisa meningkatkan arus kas, sehingga permasalahan keuangan bisa teratasi.

5. Menciptakan kepercayaan dari pemberi pinjaman. Tujuannya bila di kemudian hari anda membutuhkan pinjaman lebih besar, anda telah mempunyai track record yang baik. Sehingga memudahkan dalam proses pencairan pinjaman.

Sesuaikan dengan kebutuhan yang mendesak

Keputusan mengambil hutang harus berdasarkan kebutuhan mendesak demi kemajuan bisnis. Bukan hanya memanfaatkan penawaran murah, tapi anda sebenarnya belum membutuhkan.

Hal ini akan sia-sia, karena belanja modal anda bertambah, sedangkan sesuatu yang anda beli tidak bisa menopang pendapatan bisnis anda.

Misalkan anda sebenarnya belum membutuhkan penambahan unit komputer baru. Karena ada penawaran potongan harga dari toko komputer, anda tergiur membelinya dengan cara berhutang.

Sayangnya komputer tersebut belum anda butuhkan. Padahal anda membelinya dengan sistem kedit yang pastinya berbunga. Dalam hal ini anda harus membiayai kebutuhan yang tidak diperlukan. Langkah seperti ini seharusnya tidak anda lakukan.