7 Keunggulan Usaha Ternak Lele Dengan Menggunakan Terpal

Tuesday, November 4th 2014.

ternak leleUsaha ternak lele adalah salah usaha yang cukup menjanjikan. Pasalnya, permintaanya terus meningkat dari waktu ke waktu. Banyak yang telah berhasil usaha ternak lele. Pada dasarnya, ternak lele banyak tedapat dengan galian tradisional. Namun, banjir sering menjadi masalah. Untuk mananggulanginya, menggunakan terpal adalah solusi yang paling praktis.

Penggunaanya cukup menempatkan terpal di atas tanah galian kolam ikan lele. Dengan menggunakan terpal ini, dapat dilakukan dengan tanah berpasir, ruang yang terlalu sempit dll.

Untuk jenisnya sendiri, ada dua jenis usaha ternak lele yakni untuk pembibitan dan sebagai konsumsi. Semuanya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Budidaya untuk pembibitan ini banyak dilakukan dalam kolam yang berlumpur.

Teknisnya, setelah ikan lele berukuran 5-7 cm setelah dua bulan maka akan langsung dijual kepada peternak lele.

Awalnya, lele berukuran 2-3 cm cetelah penetasan dengan usia sekitar sebulan. Untuk pembibitan ini sebaiknya menggunakan kolam besar agar bibit segera tumbuh. Sedangkan, untuk ternak lele sebagai konsumsi sebaiknya menggunakan bibit lele dumbo karena lele ini lebih cepat tumbuh. Sehingga akan panen lebih cepat.

Perhitungan usaha ternak lele harus memerhatikan jumlah populasi serta luas kolam. 100 ekor lele membutuhkan kolam dengan ukuran p:2m, l:1m dan t:0,6m.

Semakin luasnya kolam, anda hanya perlu menambahkan dua kali atau tiga kali lipatnya. Untuk penggunaan kolam dengan terpal memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

1.    Investasi yang kecil,
2.    Menghindari banjir,
3.    Tidak terkontaminasi dengan tanah,
4.    Mudah dilakukan pengeringan serta pembersihan.
5.    Dapat dipindahkan dengan praktis,
6.    Dapat dipanen dengan mudah,
7.    Kualitas dan kuantitas air dapat dikontrol lebih mudah.

Sebelum memulai usaha ternak lele, sebaiknya memasukkan plankton terlebih dahulu. Pasalnya, plankton adalah makanan awal bibit lele.

Anda dapat memasukkan kotoran sapi selama sebulan ke dalam kolam yang telah diisi air. Maka akan tumbuh banyak plankton. Berikanlah makanan berupa palet dua kali sehari agar lebih cepat berkembang biak. Selain itu dapat menggunakan keong emas, rayap, bekicot dll.