4 Langkah Sukses Jasa Servis Barang Elektronik

Thursday, August 29th 2013.

Banyak hal yang bisa dilakukan di dunia ini demi mencari nafkah demi sekedar menyantap sesuap nasi, memiliki tempat bernaung, maupun mengenakan pakaian untuk melindungi diri.

Semua bisa dikerjakan asalkan mau belajar dan berusaha. Banyak celah dalam hidup yang bisa dijadikan prospek pekerjaan yang dapat mendatangkan keuntungan. Harus dikerjakan oleh pakarnya dan tidak bisa sembarangan, sehingga membutuhkan waktu belajar yang tidak sedikit.

Meski demikian semua bisa dilakukan bahkan secara otodidak, tanpa harus memiliki sertifikasi khusus. Memperbaiki barang elektronik bisa jadi merupakan salah satu keterampilan yang tidak memerlukan sertifikasi bila bisa mempelajarinya sendiri.

Namun, sesungguhnya ada berbagai cara sebagai pendukung untuk menjadi sukses di bisnis jasa perbaikan servis barang elektronik.

Berikut langkah-langkah yang bisa dipertimbangkan untuk membuka jasa servis barang elektronik dan sukses menjadi teknisi elektronik terpercaya.

1. Belajar di institusi pendidikan formal. Di sekolah menengah kejuruan (SMK atau yang dulu lebih dikenal dengan sebutan STM/Sekolah Teknik Menengah) serta di perguruan tinggi ilmu mendalam tentang barang elektronik dan seluk-beluknya bisa diperoleh di jurusan elektronik dan yang setipe sehingga bisa mendapat ijazah dari situ.

2. Belajar di lembaga nonformal (kursus). Banyak kursus yang dibuka khusus untuk ini, dan menerbitkan sertifikat bagi peserta kursusnya.

3. Belajar dengan magang langsung ke penyedia jasa reparasi barang elektronik. Ini mungkin agak sulit dilakukan bila tidak memiliki koneksi khusus dengan si empunya jasa, tapi tidak ada yang tidak mungkin.

4. Belajar sendiri (autodidak). Banyak sumber referensi terjamin yang bisa didapat dengan gratis ataupun diperoleh dengan cara membayarnya, baik dari internet maupun dari buku. Tapi selain itu, belajar secara autodidak bisa dilakukan dengan beragam cara.

Misalnya dengan iseng-iseng membongkar perangkat elektronik yang rusak dan memperbaikinya sendiri. Hobi mengutak-atik perangkat elektronik pun pada akhirnya bisa menjadi ladang uang.