3 Jenis Usaha Rumahan Modal Kecil Ini Cocok Untuk Ibu Rumah Tangga

Friday, January 9th 2015.

Seorang ibu rumah tangga memiliki aktivitas yang kesehariannya berada di rumah. Kondisi ini mungkin dikarenakan sang Ibu memiliki anak-anak yang perlu diasuh di rumah, dituntut tidak bekerja diluar oleh suami, ataupun alasan lainnya.

Kondisi ini tentu tidak perlu menjadi kendala bagi seorang ibu rumah tangga untuk tetap bisa menjadi seorang wirausahawan, meskipun hanya dilakukan di rumah saja.Yap, Anda bisa mulai merintis usaha rumahan. Karena usaha rumaha ini bisa dijalankan dengan modal kecil.

usaha rumahanBerikut ini adalah macam-macam usaha rumahan yang mungkin cocok bagi Anda sebagai ibu rumah tangga:

  1. Menjual aneka kue

Sebagai seorang ibu, tentunya Anda memiliki kemampuan membuat kue. Kue yang Anda buat dapat bervariasi, mulai dari kue-kue kecil untuk cemilan, hingga kue-kue yang biasa dipesan untuk pesta.

Untuk menjalankan usaha jualan kue ini, Anda dapat memilih apakah hanya menitipkan kue Anda di warung-warung di dekat rumah, atau Anda bisa mensetting rumah Anda, sehingga Anda bisa membuka sebuah usaha katering. Jika Anda serius ingin menekuni usaha ini, Anda perlu meningkatkan kemampuan Anda dalam membuat kue yang cantik dan enak.

  1. Menjual keahlian

Menjual keahlian disini maksudnya adalah Anda menawarkan kemampuan yang Anda miliki. Misalnya Anda mempunyai kemampuan bahasa inggris yang baik, maka Anda bisa menjual kemampuan Anda tersebut untuk menjadi seorang penerjemah.

Jika Anda memiliki keahlian dalam desain grafis, maka Anda bisa tawarkan keahlian Anda tersebut.

Menjual keahlian ini tergolong dalam menawarkan jasa Anda untuk membantu seseorang, dan Anda mendapatkan sejumlah bayaran untuk jasa yang Anda berikan. Anda hanya perlu meneliti diri Anda, dan menemukan kemampuan yang bisa Anda tawarkan. Selanjutnya, Anda bisa menawarkan jasa Anda di internet.

  1. Menjadi reseller

Pekerjaan lainnya yang bisa Anda lakukan dari rumah dan hanya memerlukan sedikit modal adalah dengan menjadi reseller sebuah produk. Untuk menjadi reseller Anda perlu membeli sejumlah produk dan menjualnya kembali.

Jika Anda tidak ingin mengeluarkan banyak biaya, Anda bisa berbisnis dropship. Dengan bisnis dropship Anda hanya perlu mempromosikan produk dan menentukan harga jual sendiri, setelah itu barang akan dikirim kepada pembeli oleh supplier atas nama Anda.